D2K’s Blog

Not an expert, but just wanna be better by share and Learn together

  • My Social Network

    Facebook

    Twitter

  • Calendar

    December 2017
    M T W T F S S
    « Mar    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

Archive for the ‘Agriculture’ Category

Berkaitan tentang dunia pertanian secara umum (peternakan, perikanan, kehutanan, dll)

Petani Tebu dan Industri Gula Harapkan Ketegasan

Posted by d2k on 16 September, 2008

Kalangan petani tebu dan pabrik gula mengharapkan ketegasan langkah Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM untuk mencabut izin usaha 16 industri gula rafinasi yang akan didirikan. Alasannya, wacana pembangunan idustri gula rafinasi baru bukanlah kebutuhan mendesak karena kebutuhan gula rafinasi sebenarnya dapat dipenuhi industri gula rafinasi lokal.

“Dari 1 juta ton per tahun kebutuhan gula rafinasi oleh industri makanan dan minuman, produsen gula rafinasi lokal hanya mampu menyuplai 30 persen kebutuhan. Industri makanan dan minuman rupanya lebih suka mengimpor langsung,” kata Sekretaris Perusahaan PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI) Adig Suwandi, Selasa (16/9) di Surabaya. Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Agriculture, IPOLEKSOSBUD | Leave a Comment »

Jangan Halangi Kemandirian Petani

Posted by d2k on 16 September, 2008

Perjumpaan dengan You Churl H, penemu kertas dari rumput laut, Mei 2007, mengesankan. Tak disengaja, speedboat kami berpapasan You di perairan Nusa Lembongan, Bali. Lebih mengesankan lagi, You bukan ahli biologi, tetapi pengusaha perangkat lunak yang didukung pengusaha dan pemerintahnya. Bagaimana di Indonesia?

Keberhasilan You menemukan kertas dari rumput laut tidak lepas dari dukungan pemerintah, akademisi, dan pengusaha Korea. Kisah penemuannya berawal dari tumpahan agar-agar di lantai dapur kediamannya, lima tahun silam. ”Saya menyadari agar-agar itu mirip bubur kertas. Jadi, mengapa tidak dibuat kertas? Lebih baik, daripada menebangi hutan untuk kertas,” ujar You.

Dia membaca literatur dan menghubungi beberapa balai penelitian. Di laboratorium Universitas National Chungnam, You merealisasikan mimpi membuat bubur rumput laut. Keberhasilannya didukung saran dari pakar biologi di universitas tersebut soal karakteristik rumput laut. Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture, IPOLEKSOSBUD | Leave a Comment »

Perkembangan Ekspor Produk Pertanian Indonesia

Posted by d2k on 16 September, 2008

Upaya pengembangan pasar ekspor untuk produk pertanian dan olahannya dengan adanya globalisasi yang membawa persaingan yang semakin ketat karena akan semakin banyak pemain baru ( new players) yang muncul sebagai akibat dari meningkatnya peluang pasar dan akses pasar. Untuk itu bagaimana kita menanggapi hal ini dengan munculnya new players dari negara lain yang mempersiapkan mutu produk pertaniannya dengan melihat dari aspek produksi, pascapanen, transportasi dan distribusi / channel distribution sampai kepada pemasaran.

Kinerja ekspor masih terus membaik dengan dicapainya nilai ekspor sebesar US$ 11,085 miliar pada bulan Januari 2008, namun harus diwaspadai bahwa kenaikan nilai ekspor itu tidak terlepas dari faktor eksternal berupa kenaikan harga komoditi dunia. Dengan pertumbuhan produksi sektor industri pengolahan yang hanya sekitar 4,7 persen pada tahun 2007, dan kenaikan sektor pertanian yang hanya 3,5 persen, maka dapat dipastikan bahwa kenaikan nilai ekspor pada kedua sektor tersebut yang masing-masing mencapai 16,76 persen dan 17 persen pada tahun 2007 lebih disebabkan oleh kenaikan harga komoditas ekspor pada kedua sektor tersebut. Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture | Leave a Comment »

Perkembangan Harga Beras di Pasar Dunia

Posted by d2k on 12 September, 2008

Menurut berita yang dirilis oleh kantor pusat FAO, harga beras dunia dalam tiga bulan terakhir telah mengalami penurunan sejak bulan Juni 2008. Dibandingkan dengan harga beras bulan Mei 2008, berdasarkan indeks harga FAO turun dari 322 menjadi 281 di bulan Agustus 2008 atau terjadi penurunan sekitar 12,7%. Penurunan terjadi untuk beras jenis Indica dan Aromatic, sementara untuk jenis Japonica harganya mengalami sedikit kenaikan.

Sebagaimana dimaklumi bahwa harga beras di pasar dunia mencapai harga rekor tertinggi pada bulan Mei 2008, tetapi pada bulan Agustus ini harga beras mengalami penurunan harga, dimana penurunan tertinggi dialami oleh beras Vietnam dengan variasi penurunan antara 36,7% (Vietnam 25%) dan tertinggi 39,8% untuk jenis Vietnam 5%. Beras asal Thailand juga mengalami penurunan yang berarti, yakni sekitar 18,25% untuk jenis Thai White 100% second grade, 24,3% untuk jenis beras Thai 25%. Jenis beras Pakistan juga mengalami yang cukup tajam yakni sebesar 28,7%. Tetapi untuk jenis beras Basmati Pakistan stabil pada level 1100 US$/ton, sedangkan jenis US California Medium Grain mengalami peningkatan dari 1036 US$/ton bulan Juli menjadi 1054 US$/ton pada bulan Agustus 2008. Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture | Leave a Comment »

Jagung Transgenik Menembus Filipina

Posted by d2k on 2 September, 2008

Pemandangan menarik terbentang di sebuah desa di Cagayan, wilayah utara Filipina, sekitar satu setengah jam perjalanan udara dari Manila. Puluhan hektar tanaman jagung berbagai varietas terhampar dan siap dipanen.

Masing-masing tampak saling ”beradu” keunggulan teknologi untuk meraih produktivitas tinggi demi meningkatkan pendapatan petani jagung di sana. Bentangan tanaman jagung di blok yang satu merupakan varietas jagung hibrida konvensional. Di Filipina, istilah konvensional melekat pada varietas jagung hibrida yang belum menjalani modifikasi teknologi atau rekayasa genetika.
Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture | 1 Comment »

Dihancurkan oleh Rezim Perdagangan Global

Posted by d2k on 21 August, 2008

Banyak pengamat internasional berpandangan, krisis pangan global dewasa ini adalah malapetaka buatan manusia. Krisis terjadi karena sektor pertanian di negara-negara berkembang dihancurkan lewat rezim perdagangan global demi kepentingan segelintir pemain besar dari negara maju. Tujuannya, untuk menciptakan ketergantungan pada impor pangan dari negara maju.

Bank Dunia dalam laporan World Development Report berjudul Agriculture for Development mengungkapkan, sektor pertanian dan pedesaan menderita karena selama 20 tahun terakhir terabaikan dan nyaris tak ada dana mengalir untuk inovasi budidaya dan teknologi (underinvestment). Alokasi anggaran pemerintah untuk sektor pertanian (termasuk untuk subsidi serta riset dan pengembangan) terus menyusut. Akibatnya, produksi terus stagnan. Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture, IPOLEKSOSBUD | Leave a Comment »

Penggunaan Benih Jagung Hibrida di Indonesia Masih Rendah

Posted by d2k on 4 August, 2008

Komoditas jagung yang terus mengalami perluasan pasar berpotensi menjadi komoditas unggulan bagi petani. Meski demikian, peningkatan produktivitas dan perluasan lahan jagung di Indonesia belum optimal, sedangkan penggunaan benih jagung unggulan masih rendah.

Kepala Bagian Pengembangan Pasar PT Bisi International Tbk Doddy Wiratmoko, di Jakarta, Rabu (2/7), mengemukakan, harga jagung di dunia terus mengalami kenaikan karena kebutuhan yang meningkat. Akhir Juni lalu, harga jagung sudah melampaui Rp 2.800 per kg.

Data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat, mencatat, pertumbuhan konsumsi jagung dunia dalam lima tahun terakhir mencapai 2,7 persen atau melampaui tingkat pertumbuhan produksi yang hanya 1,7 persen. Hal itu antara lain dipicu oleh tingginya permintaan jagung sebagai bahan baku bioethanol di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan China. Selain itu, kebutuhan jagung sebagai bahan baku pakan ternak dan industri makanan. Read the rest of this entry »

Posted in Agriculture | 2 Comments »